Pelatih anyar timnas Indonesia, Shin Tae-Yong ternyata punya statistik lebih buruk dibanding pendahulunya, Simon McMenemy. Sementara dibandingkan dengan Luis Milla, pencapaian Tae-Yong tak lebih baik.
Dalam dua tahun terakhir, timnas Indonesia menjalani periode dengan penuh gejolak. Buruknya performa Andritany Ardhiyasa dkk sampai harus membuat tiga orang bergantian menduduki kursi pelatih, diawali oleh eks pelatih timnas Spanyol U-23, Luis Milla, kemudian digantikan oleh Simon McMenemy dan yang Shin Tae-Yong.
Tae-Yong yang meraih sukses saat membesut timnas senior Korsel dengan lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 dipanggil untuk memperbaiki kondisi skuat Garuda Merah yang sudah terlanjur rusak sejak ditangani oleh dua pelatih sebelumnya.
Tae-Yong resmi diperkenalkan sebagai pelatih anyar timnas Indonesia pada Sabtu, 28 Desember 2019 saat Garuda Merah dalam situasi sudah tersingkir dari babak kualifikasi Piala Dunia 2022. Dipermalukan Malaysia Di SUGBK dengan skor 2-3, dihancurkan Thailand 0-3, dilibas 5-0 oleh Uni Emirat Arab. Alberto Goncalves Cs juga dipermalukan Vietnam dengan skor 3-1.
Walau begitu, berdasarkan catatan situs transfermarkt, rekor dan statistik pelatih berusia 49 tahun juga tidak bisa dibilang bagus-bagus amat dari dua pelatih sebelumnya.
Memperhitungkan dari awal kariernya membesut klub Seongnam Ilhwa Chunma pada 2 Maret 2009 hingga timnas Korsel, Tae-Yong hanya mampu mencatatkan 67 kemenangan, 40 imbang dan 61 kali menelan kekalahan dari 167 pertandingan. Jika ditotal, persentase kemenangan Tae-Yong sebagai pelatih hanya 40.11%. Catatan ini masih kalah dari Luis Milla.
Berkarier sebagai pelatih sejak Februari 2009, mantan pemain Barcelona itu sudah menjalani 110 di semua ajang kompetisi dan pada berbagai level klub maupun timnas. Dari jumlah tersebut, Milla membukukan 52 kemenangan, 28 imbang dan 30 kali kalah. Persentase kemenangannya 47,27%.
Bagaimana dengan Simon McMenemy? berkesempatan menjalani 106 pertandingan sejak kali pertama menjadi pelatih pada 8 Februari 2015, Simon mencatatkan 59 kemenangan, 14 imbang dan 33 kalah. Persentase kemenangannya ternyata jauh diatas Tae-Yong dan Milla yakni di angka 55,6%.

