Eto'o Tunjuk Luis Aragones Sosok Paling Berjasa Dalam Kariernya - Berita Sepakbola

Breaking

Breaking News

Study abroad in Spain

Jan 11, 2020

Eto'o Tunjuk Luis Aragones Sosok Paling Berjasa Dalam Kariernya

Berita Sepakbola - Legenda sepakbola Kamerun, Samuel Eto'o mengaku dari sekian banyak pelatih hebat yang pernah membesutnya, pelatih asal Spanyol, Luis Aragones menjadi yang paling berjasa semasa dirinya masih aktif sebagai pemain.

Sebagaimana yang diketahui, Eto'o merupakan jebolan akademi Real Madrid. Namun, karena tak kunjung mendapat kesempatan bermain di skuat utama Los Blancos yang penuh bintang, ia pun harus rela menjalani masa peminjaman masing-masing selama semusim di Leganes, Espanyol dan Real Mallorca.

Tapi di Mallorca, kehebatan Eto'o mulai terlihat. Dibawah tangan dingin Aragones, Eto'o menjelma menjadi salah satu penyerang muda paling mematikan di Eropa.

Dengan bakatnya yang besar, Aragones lalu mendesak Mallorca tuk mempermanenkan Eto'o. Jadilah pria yang kini berusia 38 tahun itu pemain Mallorca periode 2000 hingga 2004. Selama empat musim berkostum Los Bermellones, Eto'o mampu membukukan 154 penampilan dengan sumbangan 66 gol dan 7 assist.

"Jika saya harus bertahan dengan satu pelatih, maka itu adalah Luis Aragones. Dia orang yang paling berjasa merubah hidup saya." kenang Eto'o seperti dilansir dari Marca.

Moncer di Mallorca, Eto'o lalu menerima pinangan klub raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona. Bersama Thiery Henry, Ronaldinho dan Lionel Messi, Eto'o membentuk fantastic four dengan meraih dua gelar juara Liga Champions, tiga trofi LaLiga dan sederet trofi bergengsi lainnya.

Empat musim di Camp Nou, Eto'o melesakkan 133 gol dan mengkreasikan 40 assist dari 199 penampilan. Eto'o pun mengungkapkan bahwa keputusannya membela Barca merupakan saran dari Aragones.

"Kami berbicara di kantornya di Mallorca, dia memanggil saya dan berkata, Samuel, anda sudah melakukan segalanya di Mallorca, tapi sekarang waktunya kamu pergi ke klub besar. Karena disanalah level kamu sesungguhnya sekarang." Eto'o mengungkapkan.

"Aragones melihat sesuatu yang saya tidak lihat. Dia pribadi yang unik dan bisa memainkan kepribadiannya. Jika saya menjadi pelatih, sebuah kehormatan besar untuk bisa menirunya." pungkasnya.