Liga Inggris Jadi Alternatif Xavi Jika Gagal Latih Barcelona - Berita Sepakbola

Breaking

Breaking News

Study abroad in Spain

Jan 13, 2020

Liga Inggris Jadi Alternatif Xavi Jika Gagal Latih Barcelona

Berita Sepakbola - Xavi menegaskan bahwa dirinya sangat ingin kembali ke Barcelona, bukan sebagai pemain tapi pelatih. Namun andai peluang itu tidak ada, ia menargetkan melanjutkan karier kepelatihannya di kompetisi Liga Inggris.

Ikatan emosional Xavi dengan tim Catalan itu memang sangat kuat. Xavi tercatat sebagai salah satu pemain tersukses sepanjang sejarah Los Cules. Berawal daro bangku akademi, pemain kelahiran Terrassa, Spanyol itu naik ke tim senior sejak tahun 1998 dan sukses menjadi legenda klub.

Menjadi pemain Barcelona hingga 2015, Xavi mampu mempersembahkan 25 trofi, dengan delapan diantaranya adalah trofi LaLiga dan empat gelar juara Liga Champions.

Sebagai playmaker, Xavi juga cukup produktif dengan koleksi 85 gol dan 184 assist buat Barcelona. Di tahun 2015, Xavi meninggalkan Barcelona dan menghabiskan kariernya sebagai pemain di klub asal Qatar, Al Sadd.

Kini Xavi sudah pensiun dan meneruskan kariernya sebagai pelatih di Al Sadd. Kendati begitu, Xavi memimpikan suatu hari nanti bisa pulang ke Camp Nou sebagai pelatih.

"Saya tidak menyembunyikan tujuan saya adalah kembali ke Eropa dan kembali ke Barca. Itu merupakan target terbesar saya di masa depan." ujar Xavi dilansir dari Sky Sports.

"Rencana awal saya sebagai pemain Barcelona sudah terjadi, dan melatih tim ini bakal jadi sangat istimewa dan terbaik buat karier kepelatihan saya andai itu bisa benar-benar terwujud." lanjutnya.

Walau begitu, Xavi mengaku tidak akan kecewa jika pinangan dari Barca tuk melatih ternyata tak kunjung datang. Xavi mengatakan bahwa dirinya sudah punya target lain yakni ingin menjajal Liga Inggris.

"Siapa yang tidak suka Premier League. Atmosfer sepakbolanya, stadion yang selalu penuh semuanya sudah mengungkapkan kehebatannya Saya sering menonton Premier League dan saya menyukainya. Jika harus memilih saya ingin ke Inggris tuk melatih Manchester City, Arsenal, Chelsea atau Tottenham." imbuh Xavi.