Berita Sepakbola - Sebuah rumor baru muncul jelang bursa transfer paruh musim dibuka. Neymar dikabarkan tidak betah lagi di Paris Saint-Germain karena kesal, terus berada di bawah bayang-bayang pemain muda PSG lainnya, Kylian Mbappe.
Pada bursa transfer musim panas lalu, Neymar terus dirumorkan ingin segera angkat kaki dari Parc des Princes. Pemain asal Brasil itu diklaim sudah tidak betah lagi bermain di Paris dan Barcelona bakal menjadi destinasi selanjutnya.
Menurut France Football, Neymar tidak betah lagi bermain di PSG karena ia terus berada di bawah bayang-bayang Mbappe. Neymar jelas tidak ingin merasa tersaingi oleh Mbappe, yang notabene adalah juniornya di dunia sepakbola.
Dua tahun terakhir memang seakan menjadi tahunnya Mbappe. Penyerang 20 tahun itu dianggap sebagai salah satu pemain muda paling mematikan di benua Eropa saat ini. Meski berusia masih sangat muda, Mbappe sudah mampu mencetak 102 gol di level klub.
Baca Juga: Duet Mbappe-Icardi Lebih Produktif Dari 19 Tim Peserta Ligue 1
Di level Internasional, Mbappe sudah punya koleksi trofi Piala Dunia setelah sukses membantu timnas Prancis keluar sebagai juara di Piala Dunia 2018 di Rusia. Dengan semua prestasinya itu, wajar jika Neymar merasa terusik dengan status kebintangan Mbappe.
Namun, Neymar tegas membantah soal tersebut. Ia menegaskan tidak ada rivalitas antara dirinya dengan Mbappe. Ia bahkan berani menjamin bahwa tidak ada rasa benci sedikitpun dalam hubungan mereka baik didalam maupun di luar lapangan.
"Hubungan saya dengan Kylian sangat baik. Kami adalah teman baik dan saling membantu mencetak gol untuk memenangkan pertandingan. Saya ada ada chemistry yang istimewa diantara kami, dan sama sekali tidak ada persaingan diantara kami." ucap Neymar kepada France Football.
"Kami saling membantu di dalam lapangan, ketika salah satu dari kami mencetak gol, dia bakal memberi tahu 'sekarang adalah waktumu', itu cara kami bermain sepakbola. Menjadi rekan setim yang baik, jika tidak semuanya tidak akan berjalan baik." tandasnya.

