Presiden Barcelona: Quique Setien Dulu, Xavi Kemudian - Berita Sepakbola

Breaking

Breaking News

Study abroad in Spain

Jan 16, 2020

Presiden Barcelona: Quique Setien Dulu, Xavi Kemudian

Presiden Barcelona: Quique Setien Dulu, Xavi Kemudian
Berita Sepakbola - Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu mengungkapkan bahwa Xavi Hernandez pasti akan melatih tim Catalan di masa mendatang. Namun untuk masa sekarang, kesempatan diberikan dulu kepada Quique Setien.

Barcelona sempat dikait-kaitkan dengan Xavi Hernandez yang saat ini masih melatih klub asal Dubai, Al-Sadd untuk diplot sebagai suksesor Ernesto Valverde di kursi pelatih tim utama.

Meski tidak punya catatan prestasi selama melatih sebuah klub, namun kinerja memuaskan Xavi semasa bermain untuk Barcelona sedari musim 1998 hingga 2015 membuat manajemen Blaugrana diklaim tertarik memintanya pulang ke Camp Nou untuk membesut Lionel Messi dan kolega.

Namun dalam prosesnya, Barcelona ternyata menunjuk Quique Setien sebagai pengganti Valverde kendati juga punya rekam jejak kurang meyakinkan setelah hanya melatih tim-tim medioker seperti Racing Santander, Las Palmas dan Real Betis.

Bartomeu sendiri lalu mengatakan bahwa belum saatnya Xavi melatih Barcelona, meski pria 39 tahun itu adalah salah satu pemain inti dalam era kejayaan strategi Tiki Taka ala Barcelona.

"Pintu Xavi untuk melatih Barcelona selalu terbuka. Tapi sekarang, kami punya seorang manajer baru, Quique Setien. Dia sudah sepakat menandatangani kontrak 2,5 tahun dan ada klausul pelepasannya di 2021 mendatang jika tim bermain buruk." ucap Bartomeu dilansir dari Sport.

"Kalau manajemen menginginkan tuk mengganti manajer, maka Xavi bisa. Karena sudah sangat jelas, Xavi bakal segera melatih Barcelona. Saya tidak ragu itu. Dia sangat mampu soal itu, dia seseorang yang sangat memahami dengan sempurna filosofi permainan Barcelona." Bartomeu menambahkan.

"Tapi tuk sekarang, Quique Setien adalah orangnya. Dia sudah berjanji akan mengikuti filosofi dan gaya permainan Barcelona." Bartomeu menegaskan.

Baca Juga: Liga Inggris Jadi Alternatif Xavi Jika Gagal Latih Barcelona